PALEMBANG, MT.com – Upaya mencegah stunting tidak cukup hanya dilakukan ketika anak mulai mengalami gangguan pertumbuhan. Kesadaran tentang pentingnya pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak perlu dibangun sejak masa kehamilan hingga 1.000 hari pertama kehidupan.

Pesan tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan sosialisasi “Cegah Stunting Sejak Dini: Peran Orang Tua dan Masyarakat dalam Mewujudkan Generasi Sehat” yang digelar Pemerintah Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju, Kota Palembang, Rabu (12/8/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kantor kelurahan tersebut dihadiri langsung oleh Lurah Talang Bubuk, Desi Anna, S.IP., M.SI., bersama seluruh kader Posyandu di lingkungan kelurahan setempat.

Sebagai narasumber utama, hadir Chandra Kurniadi, S.G., M.SI. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa stunting bukan sekadar persoalan pertumbuhan fisik, melainkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang dapat disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang, kurangnya stimulasi, serta kondisi sanitasi yang tidak layak.

“Pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan hingga anak berusia 1.000 hari pertama kehidupan. Peran orang tua, terutama ibu, serta dukungan masyarakat dan kader Posyandu sangatlah krusial untuk memutus rantai masalah gizi ini,” ujar Chandra Kurniadi secara tegas.

Sementara itu, Lurah Talang Bubuk Desi Anna, S.IP., M.SI., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengingatkan para kader Posyandu agar menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menciptakan lingkungan yang sehat serta mendukung pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat Kelurahan Talang Bubuk mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini, sehingga mampu mendorong lahirnya generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

 

(Kiyai Andre)